Dampak Variabel Makro Ekonomi dan Imbal Hasil Deposito Bank Syariah Terhadap Harga Saham Bank Syariah di Bursa Efek Indonesia

Penulis
Farma Andiansyah, Lusiana, dan Mustapa Kamil Alga Bruh
Jurnal
Indonesian Journal of Management and Accounting
Reviewer
Ridhania Vistya Kareen

Latar Belakang
Harga saham bank syariah dipengaruhi faktor makro ekonomi (nilai tukar, inflasi, suku bunga) dan imbal hasil deposito syariah. Hasil penelitian sebelumnya mengenai pengaruh faktor-faktor ini beragam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menguji secara empiris hubungan semua variabel tersebut terhadap harga saham bank syariah.
Tujuan
Untuk mengetahui hubungan antara variabel makro (inflasi, nilai tukar, dan suku bunga) serta imbal hasil deposito bank syariah terhadap harga saham bank syariah di Indonesia.
Metode
Penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif yang menguji pengaruh variabel makro (ER, INF, SB) dan Imbal Hasil Deposito Syariah (IH) terhadap Harga Saham Bank Syariah (HS) . Objeknya tiga bank syariah di BEI, menggunakan data bulanan dari Juni 2018 hingga Agustus 2020. Model yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM).
Hasil dan Pembahasan
Hasil regresi Fixed Effect Model (FEM) menunjukkan bahwa secara simultan, semua variabel berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Namun, secara parsial, Suku Bunga berpengaruh negatif signifikan. Sebaliknya, Imbal Hasil Deposito Bank Syariah berpengaruh positif signifikan. Sementara itu, Nilai Tukar dan Inflasi ditemukan tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham bank syariah.
Kesimpulan
Setelah pengujian FEM, disimpulkan bahwa suku bunga berpengaruh negatif terhadap harga saham bank syariah. Sebaliknya, tingkat imbal hasil deposito bank syariah berpengaruh positif. Adapun nilai tukar dan inflasi ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan secara statistik terhadap harga saham bank syariah di BEI.
« Kembali ke daftar judul