Ruang Lingkup Baru Studi Ekonomi Pembangunan Islam di Indonesia: Pendekatan Bibliometrik dan Systematic Literature Review
Penulis
Rafiq Azzam Al Afif, Darlin Rizki, Rohayani Mustikasari, dan Rifqi Praditya
Jurnal
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam
Latar Belakang
Peradaban Islam pernah mencapai masa keemasan pada abad pertengahan, namun kemunduran dan bangkitnya peradaban Barat menyebabkan negara-negara Muslim mengalami stagnasi ekonomi. Banyak negara Muslim kini terjebak dalam middle income trap dan menghadapi masalah seperti rendahnya kualitas SDM, kemiskinan, dan ketimpangan. Selain itu, kerangka pembangunan ekonomi Islam belum berkembang luas karena studi ekonomi pembangunan Islam cenderung terbatas pada objek material. Para ilmuwan Muslim kemudian mendorong islamisasi ilmu untuk membangun kerangka ekonomi pembangunan yang tidak terjebak dalam perspektif sekuler, sehingga dibutuhkan kajian yang lebih luas untuk memetakan perkembangan studi ekonomi pembangunan Islam di Indonesia.
Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren penelitian ekonomi pembangunan Islam di Indonesia dan mengembangkan ruang lingkup baru yang relevan dengan isu-isu kontemporer. Penelitian berusaha menyajikan gambaran yang lebih luas mengenai objek kajian, tren publikasi, serta arah penelitian masa depan melalui pendekatan bibliometrik dan systematic literature review.
Metode
Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengumpulkan artikel dari Google Scholar menggunakan kata kunci seperti “Islamic economic development”. Proses pencarian dilakukan melalui aplikasi Publish or Perish. Dari 75 artikel awal, dilakukan seleksi inklusi dan eksklusi hingga tersisa 28 artikel yang relevan dan berlokasi penelitian di Indonesia dalam periode 2019–2024. Artikel yang terpilih dianalisis menggunakan Excel dan Mendeley, serta dipetakan temanya dengan software VOSviewer untuk melihat kluster penelitian dan ruang lingkup masa depan.
Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi terkait ekonomi pembangunan Islam meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir, menandakan meningkatnya perhatian peneliti terhadap bidang ini. Analisis kutipan menunjukkan bahwa topik seperti pembangunan berkelanjutan, nilai-nilai Islam dalam pembangunan, dan pembangunan berbasis desa menjadi fokus utama yang banyak dirujuk. Pemetaan bibliometrik mengelompokkan objek studi menjadi kluster seperti pembangunan berkelanjutan, sistem keuangan Islam, pengembangan sumber daya manusia, pembangunan berbasis komunitas, serta pengembangan pertanian Islam.
Pembahasan literatur juga menunjukkan bahwa ruang lingkup masa depan ekonomi pembangunan Islam mengarah pada lima tema besar: pengembangan sistem keuangan Islam, pembangunan berkelanjutan yang berbasis maqashid syariah, pembangunan manusia melalui pendidikan dan penguatan SDM, pembangunan yang berbasis komunitas, serta pembangunan pertanian berbasis ekonomi Islam. Kelima tema tersebut muncul karena relevansi isu-isu kontemporer seperti ketahanan pangan, inklusivitas sistem keuangan, kesejahteraan masyarakat desa, dan kebutuhan akan model pembangunan yang lebih sesuai dengan nilai syariah.
Kesimpulan
Penelitian menyimpulkan bahwa kajian ekonomi pembangunan Islam di Indonesia sedang berkembang pesat, namun sebelumnya cenderung terfokus pada aspek tertentu seperti zakat dan SDM. Analisis bibliometrik dan SLR menunjukkan adanya peluang perluasan ruang lingkup penelitian menuju isu-isu yang lebih strategis, seperti penguatan sistem keuangan syariah, pembangunan pertanian, pembangunan berkelanjutan, peningkatan kualitas SDM, dan pengembangan ekonomi berbasis masyarakat. Studi-studi ini menunjukkan adanya kebutuhan integrasi yang lebih kuat antara nilai-nilai Islam dan strategi pembangunan ekonomi untuk menjawab tantangan nasional dan komunitas Muslim secara lebih luas.
« Kembali ke daftar judul