Model Green Economy Index dalam Mengukur Transformasi Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Penulis
Rizka Fadillah, Andria Zulfa, Rusiadi, Bakhtiar Efendi, dan Lia Nazliana Nasution
Jurnal
MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis
Reviewer
Fadhil Rasya Muhammad

Latar Belakang
Artikel menyatakan bahwa ekonomi hijau (green economy) bukan hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi “sekadar” tetapi juga menempatkan pentingnya keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan sosial. Di Indonesia terdapat kebutuhan untuk membangun model ekonomi yang mampu memberi manfaat jangka pendek, menengah dan panjang secara berkelanjutan.
Tujuan
Tujuan penelitian adalah membentuk dasar yang kuat dalam membangun model ekonomi yang bukan hanya memberikan manfaat jangka pendek tetapi berkelanjutan — yaitu mengembangkan indeks ekonomi hijau (Green Economy Index) sebagai instrumen untuk mengukur transformasi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Metode
Penelitian menggunakan metode kuantitatif yang membentuk model “Green Economy Index” memakai variabel yang mencerminkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan; namun artikel secara spesifik disebut sebagai “model” dan “analisis” dalam konteks pembangunan berkelanjutan (meskipun detail teknis seperti regresi atau data panel mungkin harus dilihat secara penuh).
Hasil dan Pembahasan
Hasil menunjukkan bahwa indeks ekonomi hijau dapat menjadi alat yang valid untuk mengukur transformasi pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Pembahasan menyebut bahwa aspek efisiensi sumber daya, pemberdayaan sosial, dan keberlanjutan lingkungan menjadi fondasi penting dalam model yang diusulkan.
Kesimpulan
Kesimpulannya: Model Green Economy Index yang dikembangkan memberikan kerangka untuk mengukur kemajuan menuju pembangunan berkelanjutan di Indonesia; pentingnya menggabungkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang agar transformasi ekonomi hijau dapat berlangsung.
« Kembali ke daftar judul