Analisis Penerapan Bisnis Model Canvas pada Usaha Mikro Wirausaha Generasi Z
Penulis
Ericha Tiara Hutamy, Adelia Marham, Andi Naila Quin Azisah Alisyahbana, Nur Arisah, dan Muhammad Hasan
Jurnal
Jurnal Bisnis dan Pemasaran Digital
Latar Belakang
Generasi Z yang lahir pada tahun 1996–2010 tumbuh di era digital sehingga memiliki kecenderungan untuk berwirausaha, khususnya melalui bisnis berbasis daring. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan dalam manajemen, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat agar usaha mikro dapat berkembang dan bersaing secara berkelanjutan. Salah satu alat yang dapat digunakan adalah Business Model Canvas (BMC), yang memetakan sembilan elemen penting dalam bisnis sehingga memudahkan pelaku usaha dalam perencanaan dan pengembangan strategi bisnis.
Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana penerapan konsep Business Model Canvas (BMC) pada usaha mikro berbasis daring yang dikelola oleh wirausaha generasi Z, serta merumuskan strategi bisnis yang dapat meningkatkan penjualan dan memperluas pasar melalui pemetaan sembilan elemen BMC.
Metode
Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang diberikan kepada 10 pelaku usaha mikro generasi Z, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BMC pada usaha mikro generasi Z berada pada kategori baik dengan persentase 83%. Penerapan BMC membantu pelaku usaha dalam menentukan target pelanggan, membangun hubungan dengan pelanggan, merencanakan strategi pemasaran, mengelola sumber daya dan aktivitas utama, serta menjalin kemitraan yang menguntungkan. Selain itu, BMC juga memudahkan pengelolaan biaya dan pendapatan, sehingga pengambilan keputusan bisnis menjadi lebih tepat. Dengan demikian, penerapan BMC membuat wirausaha generasi Z lebih siap menghadapi persaingan dan mengembangkan bisnis daring secara efektif dan terarah.
Kesimpulan
Penerapan Business Model Canvas pada usaha mikro generasi Z terbukti memberikan manfaat yang signifikan dalam pengembangan bisnis daring dan berada pada kategori baik. BMC memudahkan pelaku usaha dalam merencanakan dan mengelola bisnis secara strategis. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah responden yang relatif sedikit, sehingga disarankan agar penelitian selanjutnya memperbanyak jumlah sampel dan menambahkan variabel lain agar hasil yang diperoleh lebih akurat dan komprehensif.
« Kembali ke daftar judul