Pengaruh Fintech Peer to Peer Lending dan Pembayaran Digital Uang Elektronik Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia
Penulis
Erya P. Pailahi, Tri Oldy Rotinsulu, dan Dennij Mandeij
Jurnal
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi
Reviewer
Febri Angelina Steffany
Latar Belakang
Penelitian ini berfokus pada perkembangan pesat teknologi finansial (fintech) di Indonesia, khususnya peer to peer lending dan pembayaran digital uang elektronik, yang telah menjadi alternatif penting dalam mendukung inklusi keuangan dan aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan meningkatnya penggunaan fintech, terutama selama masa pandemi Covid-19, peran kedua layanan ini dinilai krusial dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, masih perlu penelitian yang mendalam untuk mengetahui seberapa besar pengaruh peer to peer lending dan uang elektronik terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia sebagai indikator pertumbuhan ekonomi.
Tujuan
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh fintech peer to peer lending dan pembayaran digital uang elektronik secara parsial maupun simultan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, dengan harapan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kontribusi kedua layanan fintech tersebut dalam mendorong perkembangan ekonomi nasional.
Metode
Penelitian ini menggunakan data sekunder time series dari tahun 2019 hingga 2022 yang diperoleh dari instansi resmi terkait. Data yang digunakan meiputi penyaluran fintech peer-topeer (P2P) lending, nilai transaksi uang elektronik, serta pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah regresi berganda dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS) menggunakan aplikasi E-Views 8. Variabel indipenden dalam penelitian ini adalah P2P lending dan uang elektronik, sedangkan variabel dependen adalah pertumbuhan ekonomi. Uji statistik yang dilaksanakan meliputi uji t (parsial), uji F (simultan), koeifisien determinasi (R²), serta uji asumsi klasik seperti normalitas, multikolineritas, heteroskedastisitas dan autokorelasi.
Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel peer to peer lending berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sebaliknya, variabel uang elekktronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan uang elektronik memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, sementara peer to peer lending belum memberikan dampak yang berarti dalam konteks penelitian ini. Model regresi yang digunakan menunjukkan bahwa uang elektronik mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi meskipun peer to peer lending tidak signifikan. Oleh karena itu, peningkatan adopsi dan pemanfaatan uang elektronik perlu menjadi fokus utama dalam upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pembahasan mengenai pengaruh fintech peer to peer lending dan pembayaran digital uang elektronik terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, dapat disimpulkan bahwa peer to peer lending memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, pembayaran digital uang elektronik memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, secara bersama-sama, peer to peer lending dan pembayaran digital uang elektronik berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
« Kembali ke daftar judul