Analisis Penguasaan Literasi Keuangan, Digital Payment dan Kemampuan Penyusunan Laporan Keuangan terhadap Kinerja UMKM di Mojokerto (Literature Review)
Penulis
Nabila Sandi Aprilia, Ester Nabila, Fitriya, Umi Masrifah, dan Chamdan Purnama
Jurnal
Jurnal Ilmiah Ekonomi Modern dan Tradisional
Reviewer
Deswita Salsabila Zulfa
Latar Belakang
UMKM merupakan sektor dominan dalam perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 61% PDB dan menyerap 97% tenaga kerja. Pandemi Covid-19 memberikan dampak serius terhadap kelangsungan UMKM, termasuk di Mojokerto, sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan kinerja usaha. Faktor penting yang memengaruhi kinerja UMKM antara lain literasi keuangan, pemanfaatan digital payment, dan kemampuan menyusun laporan keuangan. Ketiga aspek ini diyakini dapat memperkuat daya saing UMKM, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, penggunaan digital payment, dan kemampuan penyusunan laporan keuangan terhadap kinerja UMKM di Mojokerto setelah pandemi Covid-19.
Metode
Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan studi pustaka. Data dikumpulkan dari berbagai referensi relevan terkait literasi keuangan, digital payment, dan laporan keuangan yang memengaruhi kinerja UMKM. Analisis dilakukan dengan mengkaji hasil penelitian sebelumnya serta data lapangan yang mendukung perkembangan UMKM di Mojokerto.
Hasil dan Pembahasan
Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi keuangan berperan penting dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan UMKM, meskipun dampaknya relatif terbatas dibanding faktor operasional dan pemasaran. Penggunaan digital payment berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM karena mempermudah transaksi, meningkatkan efisiensi, serta memperluas akses pasar, meskipun terkendala faktor jaringan internet dan biaya. Sementara itu, kemampuan menyusun laporan keuangan terbukti sangat krusial, karena pelaku UMKM yang mampu membuat laporan sesuai standar akuntansi lebih cerdas dalam mengalokasikan modal, mengevaluasi usaha, serta merencanakan strategi bisnis ke depan. Secara keseluruhan, ketiga faktor ini berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja UMKM pasca pandemi.
Kesimpulan
Literasi keuangan, digital payment, dan kemampuan penyusunan laporan keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM di Mojokerto. Walaupun masih terdapat kendala seperti keterbatasan pengetahuan, infrastruktur, serta sumber daya, faktor-faktor ini tetap menjadi kunci dalam memperkuat daya saing UMKM. Dengan dukungan pemerintah, bimbingan berkelanjutan, serta kesadaran pelaku usaha, pertumbuhan UMKM di Mojokerto diharapkan terus meningkat dan berkontribusi pada perekonomian nasional.
« Kembali ke daftar judul