Pengembangan Ekonomi Kreatif Melalui Sinergisitas dengan BUMDes dan Desa Pintar (Smart Village)

Penulis
Keumala Hayati
Jurnal
Jurnal Bisnis dan Manajemen
Reviewer
Elnissi Meyda Fau

Latar Belakang
Penelitian ini membahas pentingnya sektor ekonomi kreatif yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Namun, pengembangannya di daerah masih terhambat oleh lemahnya regulasi, produk unggulan yang belum optimal, dan keterbatasan SDM. Pemerintah mendorong penguatan ekonomi desa melalui BUMDes dan konsep Desa Pintar berbasis teknologi. Fokus penelitian ini adalah bagaimana memadukan antara ekonomi kreatif, BUMDes, dan Desa Pintar untuk mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan di desa.
Tujuan
Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menjelaskan hubungan terpadu antara ekonomi kreatif, BUMDes, dan Desa Pintar, serta memberikan kontribusi teoritis dan rekomendasi kebijakan untuk pengembangan ekonomi desa. Selain itu, penelitian ini merumuskan model konseptual yang menggambarkan peran ketiga elemen dan aktor pendukung yaitu pemerintah, perguruan tinggi, korporasi, media, dan komunitas dalam memperkuat pengembangan ekonomi kreatif berbasis desa.
Metode
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan systematic literature review. Melalui penelusuran menggunakan Publish or Perish dengan kata kunci terkait, diperoleh 77 artikel dan diseleksi menjadi 15 yang paling relevan. Data dari artikel tersebut dianalisis untuk menemukan pola dan hubungan antara ekonomi kreatif, BUMDes, dan Desa Pintar, sehingga tersusun kerangka konseptual kolaborasi ketiganya untuk pembangunan pedesaan di Indonesia.
Hasil dan Pembahasan
Pengembangan ekonomi kreatif di desa akan lebih optimal jika disinergikan dengan peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi lokal dan konsep Desa Pintar yang memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan, pemasaran, dan pemberdayaan. Kolaborasi ini mampu meningkatkan kemandirian desa melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, dan perluasan akses pasar. Berbagai studi kasus di beberapa daerah menunjukkan bahwa kerja sama antara masyarakat, pemerintah, akademisi, dan korporasi dapat mendorong inovasi berbasis kearifan lokal dan teknologi. Secara keseluruhan, keterpaduan ekonomi kreatif, BUMDes, dan Desa Pintar menjadi strategi penting bagi pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdaya saing di era digital.
Kesimpulan
Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterpaduan antara ekonomi kreatif, BUMDes, dan Desa Pintar menjadi kunci kemandirian ekonomi desa. Ekonomi kreatif mendorong inovasi, BUMDes menggerakkan ekonomi lokal, dan Desa Pintar menyediakan dukungan digital. Kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, korporasi, media, dan komunitas diperlukan agar pengembangan ini efektif dalam meningkatkan kesejahteraan dan daya saing desa di era digital.
« Kembali ke daftar judul