Analisis Kinerja Keuangan PT Indonesia Paradise Mengunakan Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas
Penulis
Muhammad Alfin Gilang, Bagus Sugiarto,Nathaniel Septian Prasmono, dan Dyah Cahayasari
Jurnal
AKUA: Jurnal Akuntasi dan Keuangan
Latar Belakang
Industri pariwisata Indonesia berperan penting dalam perekonomian nasional berkat kekayaan alam dan budaya yang beragam. Kemajuan teknologi turut mendorong perkembangan sektor ini melalui penyebaran informasi yang luas. Untuk meningkatkan daya saing, perusahaan perlu menjaga kinerja yang baik, salah satunya dengan menganalisis rasio keuangan.
Tujuan
Mengetahui kinerja keuangan PT. Indonesia Paradise dan bagaimana kondisi perusahaan apabila di bandingkan dengan standar industri
Metode
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi pustaka dan data time series periode 2021–2023 pada PT Indonesia Paradise. Analisis kinerja keuangan dilakukan melalui rasio likuiditas (Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio) dan rasio profitabilitas (Net Profit Margin, ROI, ROE) menggunakan Microsoft Excel.
Hasil dan Pembahasan
"Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Indonesia Paradise mengalami penurunan konsisten selama periode 2021–2023, baik dari sisi likuiditas maupun profitabilitas. Rasio likuiditas seperti current ratio, quick ratio, dan cash ratio terus melemah dan bahkan berada di bawah standar industri pada 2023, menandakan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek semakin terbatas. Di sisi lain, rasio profitabilitas—meliputi net profit margin, return on investment, dan return on equity—juga menunjukkan tren merosot, dengan NPM turun hingga 2% dan ROE mencapai nilai negatif, yang mencerminkan menurunnya efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba. Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan pada manajemen kas, pengendalian biaya, serta efektivitas penggunaan modal. Secara keseluruhan, perusahaan menghadapi tantangan serius dalam menjaga stabilitas finansial dan keberlanjutan operasional. Temuan ini menegaskan perlunya langkah strategis untuk memperbaiki manajemen keuangan dan meningkatkan kinerja secara menyeluruh.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, PT Indonesia Paradise perlu meningkatkan manajemen kas, efisiensi operasional, dan pengendalian biaya karena profitabilitasnya masih rendah dan pemanfaatan investasi serta ekuitas belum optimal.
« Kembali ke daftar judul